Janin Belum Terlihat Saat Di-USG Pertama Kali, Jangan Panik!

USG Awal Kehamilan (Sumber Gambar: youtube.com)

15 Juni 2017, aku dan suami memeriksakan kandungan ke Rumah Sakit Bhakti Darma Husada di Benowo, Surabaya. Kebetulan waktu itu kami periksa belum menggunakan BPJS maupun asuransi, jadi kami mendapatkan antrian yang cukup manusiawi. Antrian di RS BDH ini cukup panjang biasanya, waktu itu juga, maklum karena BDH adalah RSUD rujukan di kawasan Surabaya Barat. Meski begitu, kami tetap saja harus menunggu lama karena dokternya belum datang. Padahal sudah lewat beberapa jam dari jadwal seharusnya, "dokter selalu begitu", kalimat ini jadi muncul deh! Hehehe. Kebetulan kami ditangani dr. Benediktus Arifin yang belakangan aku baru tahu ternyata praktek juga di salah satu rumah sakit elit Surabaya, National Hospital.

Periksa kehamilan pertama kali

Periksa kehamilan pertama biasanya dilakukan setelah mendapatkan hasil testpack positif. Aku sendiri memutuskan periksa ke dokter setelah 12 hari mendapatkan hasil testpack. Kata seorang teman, yang berprofesi sebagai bidan, akan lebih baik periksa saat usia kehamilannya cukup sehingga mudah dideteksi. Pada tanggal tersebut, aku terhitung sudah telat datang bulan selama 2 minggu lamanya, jadi aku anggap cukup lah untuk periksa kandungan ke dokter pertama kalinya.

Testpack positif, tapi janin tak terlihat saat di-USG?

Saat diperiksa, dokter akan bertanya HPHT atau Hari Pertama Haidh Terakhir (ini alasan penting kenapa kita harus mencatat tanggal haidh setiap bulannya). HPHT digunakan untuk memprediksi usia kehamilan, jika ini anak pertama biasanya akan ditanya pula tanggal pernikahan kita. Dokter juga akan bertanya riwayat kesehatan, alergi, dan semacamnya.

Usai ditanyai tentang HPHT dan lainnya, dokter melakukan pemeriksaan USG melalui perut, tapi ternyata janin belum terlihat. Menurut dokter, kemungkinan usia kandungannya masih sangat muda jadi belum terdeteksi dengan jelas. Ia menawarkan untuk datang lagi beberapa minggu kemudian atau USG "lewat bawah". Karena kami sangat penasaran akhirnya memutuskan untuk USG "lewat bawah" saja.

Mengenal USG transvaginal

Benar saja, saat di USG "lewat bawah" perkembangan rahim mulai terlihat. Ada pula sesuatu yang terlihat seperti biji dan ternyata itu adalah janin (atau calon janin ya istilah yang benar?). Berdasarkan hasil USG, waktu itu janinnya masih berusia 6 minggu 1 hari dan HPL (Hari Perkiraan Lahir) pada 7 Februari 2018.

Untuk yang belum tahu, USG "lewat bawah" dikenal dengan USG transvaginal dalam istilah medis. USG ini dilakukan dengan memasukkan alat USG sampai ke pintu rahim calon ibu melalui vagina. Tenang, walaupun dokter kandungan banyak yang cowok, biasanya perawatnya kok yang akan membantu memasangkan alatnya. USG transvaginal dilakukan untuk mengenali tanda kehamilan pada 10 minggu pertama saat ukuran rahim masih sangat kecil sehingga sulit dideteksi oleh USG abdominal atau USG melalui perut.

Jadi nggak perlu khawatir kalau janin belum kelihatan, mungkin usianya memang terlalu muda untuk bisa di-USG lewat perut. Sabar :)


You Might Also Like

0 comments

SUBSCRIBE NEWSLETTER

Get an email of every new post! We'll never share your address.