Friday, 12 January 2018

Sering Salah, Begini Panduan Membeli Pakaian Dalam Saat Hamil

Sumber Gambar: thebump.com

Aku termasuk yang salah berkali-kali dalam memilih bra dan celana dalam juga pakaian khusus hamil selama masa kehamilan. Sudah telanjur dibeli ternyata nggak bisa muat sampai 9 bulan, jadi di pertengahn harus beli lagi. Boros :(

Buat kamu yang masih hamil muda, mungkin pengalamanku bisa jadi pelajaran sehingga bisa lebih menghemat pengeluaran selama nasa kehamilan.


Kapan mulai mengenakan pakaian khusus hamil?

Sampai usia kehamilan 4 bulan aku masih belum merasakan perubahan fisik. Bahkan berat badanku belum bertambah. Kata dokter itu wajar karena BMI-ku memang dibawah normal sebelum hamil. 

Berat badan yang masih tetap tentu membuatku tak perlu pakai pakaian khusus hamil. Pakaianku yang lama masih baik-baik saja kecuali bra. Pertumbuhan payudara meski tak terlihat jelas diam-diam cukup signifikan. Kebetulan aku punya dua ukuran bra, 34 dan 36. Jika biasanya menggunakan yang 34 nyaman-nyaman saja, seiring bertambahnya usia kehamilan rasanya makim sesak. Akhirnya akupun menambah koleksi bra ukuran 36-ku. 

Untuk celana dalam tidak terlalu bermasalah, bahkan sampai usia 9 bulan ini aku terkadang masih memakai celana dalam lamaku. Entah ini berpengaruh atau tidak, aku menggunakan merk Sorex yang memang melarny nyaman di perut. Aku juga kurang suka celana dalam hamil yang karetnya sampai ke atas perut. Rasanya gatal. Aku lebih suka celana dalam yang bagian atasnya hanya sampai bawah perut saja.

Bra dan celana dalam hamil yang muat sampai 9 bulan

Beberapa literatur yang kubaca memang menyebutkan akan terjadi penambahan ukuran bra seiring bertambahnya usia kehamilan. Bisa meningkat dua ukuran atau bahkan lebih. Hal ini karena lebar dada kita bertambah secara signifikan menyesuikan perkembangan rahim. Kalau untuk ukuran cup sebenarnya tidak terlalu kelihatan selain ukuran puting dan aerola yang membesar. 

Di pertengahan kehamilan aku memutuskan membeli bra baru ukuran 36, biasanya 34 seperti yang tadi kuceritakan. Tapi sayang, di akhir trisemester ke-3 bra itu sudah tidak muat lagi. Rasanya makin sesak dan membuatku makin tidak nyaman karena sulit bernafas. 

Akhirnya aku membeli 3 buah bra ukuran 38, kali ini sekalian bra khusus menyusui yang modelnya berbeda dengan bra biasa. Tapi sekali lagi, di akhir trisemester ke-3 bra ini sudah terasa sesak. Apalagi saat janin menendang di bagian dada, sesak sekali. Akhirnya akupun sering melepaskan kaitan bra agar bisa bernafas lega, padahal kurang bagus karena sebaiknya payudara dikencangkan selama masa kehamilan. Mau beli bra lagi juga mikir-mikir, selain takut nggak muat lagi, kita semua juga sudah paham lah ya betapa mahalnya satu biji bra :(

Untuk celana dalam sudah dijelaskan di poin sebelumnya ya!


Baju dan celana hamil yang enak dipakai

Tidak ada model khusus yang aku kenakan untuk urusan baju, semuanya nyaman. Tapi kalau celana, butuh sedikit perhatian khusus. Aku membeli satu celana khusus hamil yang karetnya panjang dan bisa diatur menggunakan kancing. Tapi menurutku jenis celana ini tidak nyaman karena karetnya mengenai perut atau ada di atas perut, aku tidak suka. Untuk bumil yang seleranya sama seperti aku bisa membeli celana hamil yang bagian atasnya ada di bawah perut saja, ini lebih nyaman. 

Tapi kalau boleh jujur, memakai daster itu paling nyaman. Bumil itu hobi pipis dan kostum celana sangat merepotkan apalagi di trisemster ke-3 yang pipisnya tak tertahankan. Memakai daster rasanya jadi seperti memakai pakaian paling mewah, tinggal angkat, pelorot, pipis deh hehehe. Di perut, daster juga sangat nyaman :)

Oya, jangan lupa kalau mau beli baju hamil sekalian yang menyusui-friendly biar nggak beli-beli terus. Pilih juga yang tetap bisa dipakai meski masa kehamilan sudah lewat. Banyak kok model-model baju hamil yang kece. Selamat berbelanja pakaian baru ya bumil, semoga ukurannya muat sampai lahiran hehehe.