Thursday, 12 December 2013

Barangkali Kamu

Malam ini aku ingin berpuisi. Puisi yang mencukupkan kita dan rindu-rindu rahasia yang menyesakkan.

Sumber Gambar: huffingtonpost.com

Aku dan laguku sudah lama bisu
Bernyanyi dengan mulut terkatup
Mengalunkan nada-nada sumbang
Mencukupkan rindu yang tak terkatakan

Aku sudah lama membenci diam
Yang tak kunjung membuat kita bersua
Tapi aku juga  takut pada suara
Yang tak bisa menyembunyikan rasa


Sayang,
Ah, entah bagaimana aku memanggilmu nanti
Aku masih jatuh cinta pada sendiri
Pada ruang-ruang kosong yang mati
Barangkali kau ingin menjemputku?

Aku tidak pernah memesan rindu yang utuh
Hanya saja aku jatuh cinta pada setiap alasan
Ya, alasanku untuk tersenyum tanpa bertatap
Aku jatuh cinta pada setiap alasan yang rahasia
Aku benar-benar jatuh cinta pada alasan 
Alasan yang aku bunuh setiap detik kemunculannya
Karena aku ingin tetap jatuh cinta pada alasan yang rahasia

Barangkali kamu
Barangkali kamu alasannya
Barangkali...