Monday, 11 November 2013

My Freckles and Me


Penting nggak sih ngomongin wajah? Pengen share aja sebenernya, kalau wajah itu bukan nomer wahid. Yah, walaupun wajah ini paling sentral kayaknya untuk penilaian fisik. Misal nih ada yang suka komentar : "Nggak papa sih gendut, yang penting cantik" atau "Badannya sih sexy, tapi wajahnya itu lho, hrrr". Hahaha, keterlaluan banget ini yang komen.

Suka pusing sendiri kalau bintik-bintik dan noda di wajah atau semacamnya semakin menampakkan dirinya. Dibilang cantik kalau udah malam (gelap soalnya). Haduuuuh, lumayan nyesek. Intinya sebenarnya sih cantik (kalau mulus wajahnya). Nah kalimat dalam kurung tadi yang kenyataannya susah diwujudkan. Apa harus pergi ke salon? Ah bukan aku banget. Aku kan apa adanya orangnya. Nggak suka permak-permak. 


Sumber Gambar: healthable.org

Buat kalian (dan aku) yang wajahnya kurang (mulus) jangan sedih deh ya. Bukan berarti kita jorok, apalagi jelek. Kecantikan kita hanya ditunda (entah sampai kapan) atau dikurangi (sedikit) oleh aksesoris tak diundang. Yang penting tetep rajin bersihin muka dan berusaha secara alami membuatnya jadi lebih baik (nggak usah pake operasi plastik), hahaha.

Jangan takut jadi nggak dapet jodoh deh, diputus pacar, dicuekin temen, dan sejenisnya. Aku pikir orang-orang sekarang lebih rasional (semoga termasuk untuk urusan ini). Menilai seseorang nggak cukup dari wajah aja kan? Masih sangat banyak part dari seseorang yang menambah nilai-nya selain wajah. Kalau iri liat orang lain kasih aja "tapi kayaknya" di belakang kalimat iri kalian. Misal nih "haduh, dia tuh ya, udah mulus, cantik, pinter dan baik,"tapi kayaknya" dia nggak pernah ngaji deh" (haduh suudzon amat, bercanda ini).Jangan iri lah, tiap orang diciptakan dengan unik, pasti ada yang kelebihannya. Pasti. So have fun lah with your face, take it easy :)

Kamis, 01 November 2012 (12:29:00 PM)