Wednesday, 13 November 2013

Jodoh dan Perempuan


Banyak manusia yang bisa kita temukan di dunia ini, di jalan-jalan yang lengang maupun yang penuh sesak seperti jalanan Bara (IPB). Diantara mereka ada dia yang sangat cocok dengan kita, tapi tidak diberi takdir untuk mengenal kita. Adapula sosok yang luar biasa kita kenal, tapi tidak nyaman untuk dijadikan teman hidup. Di seberang sana adapula yang tengah terduduk diam dan memikirkan kita dalam nama “tanda tanya”. Dia yang jauh dan tak kita kenal. Dia yang akan muncul di masa depan dan mengucapkan ijab untuk kemudian di-qobul-kan.

Tapi bisa jadi dia ini adalah seseorang yang sudah dekat dengan kita. Seorang sahabat, teman, atau sekedar kenalan. Manusia yang takdir perjodohannya sedang ditunda. Mungkin Tuhan melihat mereka belum siap. Itulah mengapa banyak nasehat tua yang berkali-kali menyuruh kita BERSIAP dengan MEMPERBAIKI DIRI. Kita diminta menggali ilmu sebanyak mungkin, memakan asam garam kehidupan, lalu membeli cat-cat indah untuk mewarnai rumah hati kita.
Walaupun MENIKAH ITU TIDAK WAJIB, mungkin MENIKAH ITU PERLU untukmu nak, atau untuk orang tuamu :)
Memilihlah, jangan hanya dipilih, walaupun kamu perempuan. Karena kita tidak setara jajanan di etalase. Tidak ada analogi jual-beli dalam hubungan antar manusia. Tuhan menciptakan mahar sebagai simbol penghormatan pada manusia yang dititipi rahim untuk tempat manusia berikutnya. Bukan simbol pembelian perempuan oleh laki-laki.
Wallahua’lam…